INFOCIMAHI-Serangan tawon jenis Vespa affinis menewaskan seorang ketua RW, Sriyono (68), di Dusun Blimbing, Desa Luwang, Kecamatan Gatak, pada Sabtu sore (16/11/2024). Meskipun sempat mendapatkan perawatan medis, nyawanya tak dapat tertolong.
Ketua RT setempat, Bahrun, menceritakan kronologi kejadian. Saat itu, korban sedang mengendarai sepeda motor dan hendak pulang ke rumah. Ketika melintasi pohon jati yang tak jauh dari rumahnya, korban melihat beberapa anak-anak sedang bermain di sana. Anak-anak tersebut sedang melempari sarang tawon dengan batu hingga membuat kawanan tawon keluar dan menyerang. Anak-anak pun berlarian menyelamatkan diri.
“Pak RW sudah berusaha menyelamatkan diri, lari dari serangan tawon menuju ke rumah. Tapi tawon-tawon tersebut tetap mengejar,” kata Bahrun dikutip dari jawapos.com.
Sayangnya, korban kebetulan melintas dan langsung diserang oleh kawanan tawon hingga terjatuh dari sepeda motor. Korban segera dilarikan ke dokter oleh anaknya, namun kondisinya semakin memburuk, sehingga ia dirujuk ke rumah sakit dan dirawat di ruang Intensive Care Unit (ICU).
Racun sengatan tawon itu telah menyebar hingga ke otak, sehingga pada Minggu sore (17/11/2024) sekitar pukul 16.00 WIB, Sriyono meninggal dunia. Jenazah korban dikebumikan di Astonoloyo, Dusun Blimbing Lor Wetan. Korban dikenal sebagai tokoh masyarakat yang dihormati oleh warga setempat.