INFOCIMAHI-Sebuah survei terbaru mengungkapkan bahwa sebagian besar orang Indonesia merasa mencari pekerjaan tidak lebih mudah dibandingkan mencari pasangan hidup.
Bahkan, mayoritas mengakui bahwa mencari pekerjaan sama sulitnya dengan mencari jodoh.
Survei yang dilakukan oleh SEEK, perusahaan induk dari platform pencarian kerja Jobstreet, melibatkan 5.000 pekerja di beberapa negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, dan Filipina. Survei ini juga mencakup responden dari Hong Kong.
Hasil survei menunjukkan bahwa sekitar 62% pekerja Indonesia, atau 3 dari 5 orang, menganggap mencari pekerjaan yang tepat sama sulitnya dengan mencari pasangan hidup yang cocok.
Sementara itu, 25% responden Indonesia bahkan merasa mencari pekerjaan lebih sulit daripada menemukan pendamping hidup.
Di sisi lain, 14% pekerja Indonesia mengaku mencari jodoh lebih sulit dibandingkan dengan mencari pekerjaan yang sesuai. Temuan serupa juga ditemukan di empat negara Asia Tenggara lainnya, meskipun hasilnya cukup berbeda di Hong Kong.
Survei ini juga mengungkapkan kebiasaan pekerja Indonesia dalam mencari pekerjaan dan jodoh melalui aplikasi. Sekitar 48% pekerja Indonesia mengaku menggunakan aplikasi pencarian kerja dan aplikasi kencan dalam enam bulan terakhir.
Temuan ini mencerminkan betapa tantangan dalam mencari pekerjaan dan pasangan hidup bisa menjadi dua hal yang sangat mempengaruhi kehidupan banyak orang di Indonesia.