INFOCIMAHI-Federasi sepak bola Bahrain telah mengajukan permohonan kepada AFC untuk memindahkan pertandingan melawan Indonesia, yang dijadwalkan pada (25/3/2025). Permohonan ini disampaikan setelah tim Bahrain mengalami serangan dari netizen Indonesia di media sosial.
Jika Timnas Bahrain gagal bertanding, mereka berpotensi menghadapi denda dari FIFA sebesar 50 ribu Franc Swiss, sekitar Rp900 juta yang dapat meningkat tergantung keputusan akhir FIFA. Lebih serius lagi, FIFA bisa menjatuhkan hukuman pencoretan dari kualifikasi bagi Bahrain. Hal ini Merujuk pada sejarah ketika Indonesia dicoret dari kualifikasi Piala Dunia 1958 setelah menolak bertanding melawan Israel.
“Jika Bahrain tidak datang khawatir akan ada konsekuensi serius, termasuk pencoretan,” dikutip dari pikiranrakyat.com.
Permintaan Bahrain telah diterima oleh AFC, yang akan melakukan diskusi dengan FIFA, PSSI, dan federasi sepak bola Bahrain sebelum mengumumkan keputusan final. Dengan situasi ini, peluang Australia yang kalah dalam laga pertama melawan Bahrain, dapat terbuka jika poin yang melibatkan Bahrain dihapuskan. Keputusan akhir akan sangat menentukan bagi masa depan Timnas Bahrain di kualifikasi ini.