INFOCIMAHI-Kalidam adalah jembatan legendaris yang terletak di Kota Cimahi dan kini menjadi saksi bisu sejarah panjang Indonesia, terutama pada masa penjajahan Belanda.
Dilansir dari Instagram @/tjimahiheritage, seorang tentara bernama Lex de Jong memotret Kalidam pada akhir tahun 1945, dan foto tersebut kini menjadi salah satu kenangan penting. Lex de Jong adalah anggota Batalyon Friesland yang ditugaskan di Cimahi setelah Indonesia merdeka.
Friesland daerah yang terkenal sebagai produsen susu Bendera, menyimpan cerita sejarah yang berhubungan dengan Kali Cimahi.
Pada tahun 1890-an, saat Belanda membangun Garnizun Tjimahi, mereka merancang pembangunan sebuah bendungan di Kali Cimahi dengan sebuta Stuw Dam yang artinya bendungan. Namun, pada peta Tjimahi tahun 1940, nama "Kali Dam" mulai muncul dan dikenal oleh masyarakat setempat. Nama "Kali Dam" lebih mudah diucapkan dan digunakan oleh warga daripada sebutan asli "Stuw Dam."
Saat Batalyon Friesland bertugas di Tjimahi, mereka memanfaatkan aliran Kali Cimahi sebagai tempat untuk berlatih perahu karet. Latihan ini dilakukan di dekat lokasi Kali Dam.
Debit air yang dikendalikan melalui pintu dam memungkinkan perahu karet bergerak dengan leluasa di sungai tersebut.
Dengan segala sejarahnya, jembatan dan bendungan Kalidam tentunya menyimpan banyak cerita dari warga sekitar. Bagi yang pernah tinggal di sekitar Kalidam, punya pengalaman atau cerita menarik apa di jembatan dan bendungan ini Cim? 🤔