INFOCIMAHI-Cimtizen penasaran akan istilah uang Ceban, Gocap, Cepek itu berasal darimana? 🤔
Istilah-istilah seperti "Cepek" untuk Rp. 100.000, "Gocap" untuk Rp. 50.000, "Ceban" untuk Rp. 10.000, "Seceng" untuk Rp. 1.000, dan "Gopek" untuk Rp. 500 pertama kali dikenal di Jakarta dan kemudian menyebar ke berbagai daerah di Indonesia.
Salah satu contoh terkenalnya penggunaan istilah ini bisa dilihat pada tokoh Pak Ogah dalam film Si Unyil, yang dikenal dengan jargon "Cepek dulu dong".
Mayoritas pendatang di Indonesia berasal dari suku Tionghoa, khususnya dari provinsi Fujian di Tiongkok. Mereka membawa berbagai budaya, salah satunya bahasa Hokkien, yang digunakan untuk bertransaksi dengan masyarakat Indonesia.
Pengaruh bahasa Hokkien inilah yang kemudian memengaruhi cara orang Indonesia menyebutkan nominal uang.
Kini, istilah-istilah tersebut telah menjadi bagian dari bahasa Indonesia yang sah dan tercatat dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).
Hal ini mencerminkan betapa kayanya bahasa Indonesia dalam menyerap pengaruh dari berbagai budaya, menciptakan istilah-istilah unik yang kini digunakan dalam kehidupan sehari-hari.