INFOCIMAHI,MEKKAH-Kawasan Mekkah, Arab Saudi dilanda banjir yang diakibatkan oleh derasnya hujan disertai badai petir. Hal itu menyebabkan sejumlah daerah terendam genangan air, termasuk Ka'bah yang berada di area Masjidil Haram pada Senin, (6/1/2025).
Tak hanya Ka'bah di Mekkah, sejumlah daerah di Arab Saudi juga dikepung banjir seperti wilayah Riyadh, Qassim, wilayah Timur, serta wilayah Jazan.
Namun ternyata, terjadinya banjir di area Ka'bah bukan pertama kali terjadi.
Dilansir dari sindonews.com, Ka'bah pernah mengalami banjir besar. Ada beberapa peristiwa banjir yang pernah melanda kawasan Mekkah di tahun-tahun sebelumnya.
Pada saat Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam (SAW) berusia 35 tahun dan belum menjadi Rasul. Banjir besar menyebabkan keretakan pada dinding sehingga tokoh Quraisy berupaya merenovasi Ka'bah. Pada masa itu, Ka'bah dibangun tidak memakai semen, melainkan menggunakan batu yang direkatkan tanah dan lumpur.
Pada zaman Khalifah Umar bin Khattab, banjir juga terjadi di wilayah Ka'bah. Untuk mencegah kerusakan yang lebih parah, Khalifah Umar membangun bendungan di beberapa area lembah yang rawan.
Lalu, banjir kembali terjadi pada tahun 1039. Kemudian pada 1941, Ka'bah dilanda banjir cukup besar selama sepekan yang merendam area Masjidil Haram hingga 152 cm atau sekitar leher orang dewasa.
Secara geografis, Kota Mekkah diapit oleh bukit-bukit dan termasuk dalam dataran rendah dalam cekungan. Struktur tanahnya yang sangat keras, kuat, dan kering sehingga tak mudah menyerap air.
Pada tahun 2009 dan 2012, kawasan Masjidil Haram kembali terendam banjir tetapi genangan tidak sampai menyentuh bagian badan Ka'bah sehingga tak separah tahun-tahun sebelumnya.