INFOCIMAHI-Perayaan Natal dan Tahun Baru 2025 yang semakin dekat diwaspadai dengan adanya peringatan cuaca ekstrem di beberapa wilayah Indonesia, khususnya Jawa Barat.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap potensi hujan lebat disertai angin kencang yang diprediksi akan terjadi dalam beberapa hari mendatang.
Menurut Kepala Stasiun Geofisika Jabar, Teguh Rahayu, penguatan angin monsun Asia diperkirakan akan membawa dampak signifikan terhadap peningkatan curah hujan di Indonesia bagian barat dan selatan, termasuk Jawa Barat.
"Fenomena La Nina lemah yang terjadi bisa beramplifikasi dengan fenomena Madden-Julian Oscillation (MJO) dan gelombang ekuator ikut meningkatkan pembentukan awan hujan secara signifikan di tanah air selama sepekan ke depan. Sekitar 19 persen wilayah Indonesia ada pada puncak musim hujan di bulan ini," ujar Teguh yang dikutip dari tribunnews.com.
BMKG memprediksi sekitar 19 persen wilayah Indonesia, termasuk Jawa Barat, akan mengalami puncak musim hujan. Dengan kondisi ini, potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu bencana hidrometeorologi, seperti banjir, longsor, dan genangan air, diperkirakan masih cukup tinggi dalam beberapa hari ke depan.
Diperkirakan hujan dengan intensitas ringan hingga sedang disertai angin kencang akan terjadi pada 23 Desember 2024 di Jawa Barat, dengan potensi yang sama diperkirakan akan berlanjut pada 24 Desember 2024. Kondisi ini meningkatkan risiko bencana hidrometeorologi, sehingga masyarakat di daerah rawan bencana perlu lebih waspada.